Beranda Rumahku

    Rabu, 03 Juni 2015 : 10.11


    Aku menunggumu di beranda rumahku
    Dua daun pintu rumahku sudah menganga
    Sejak pagi senyum ini pun sudah bersiaga

    Aku masih menunggumu di beranda rumahku
    Aku menatapi musim-musim silih berganti
    Biar saja itu terjadi
    Sebab ada janji yang lestari

    Dan aku masih menunggumu
    Tapi kulihat beberapa helai Rambutku nampak memutih

    Ahh disana itu rumput..
    Disana itu persimpangan..
    Hanya angin bertiup saja..
    Tapi aku masih menunggumu

    Bercangkir-cangkir kopi sudah kuhabiskan
    Tapi tak sekalipun aku ini penat atau bosan
    Karena aku masih menunggumu
    Lalu kudapati tubuh telah duduk di kursi roda
    Sementara firasat ini tetap terjaga
    Aku masih saja menunggumu di beranda rumahku
    Namun kudapati tubuh berbaring tak berdaya
    Rohku menyentuh tak percaya

    Rupanya benar kini aku telah tiada
    Tapi boleh kah aku meminta
    Sudi kah kau temani ku disurga?

    Penulis: Eghy V. Djaya
    Ilustrasi: Imgbuddy.com

Sorot

TERKINI
Copyright © 2018 SASTRA ONLINE - All Rights Reserved | Supported by: PANDE